Meski Didera Banyak Kritik Supachok Sarachat Bangkit Lagi Dibuktikan Dengan Dua Gol Ke Gawang Timnas Indonesia

Meski Didera Banyak Kritik Supachok Sarachat Bangkit Lagi Dibuktikan Dengan Dua Gol Ke Gawang Timnas Indonesia



Supachok Sarachat berhasil jadi sorotan dalam masakan Timnas Indonesia vs Timnas Thailand di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa malam (10/9/2019).

Penyerang sayap yang juga bisa dimainkan sebagai penyerang Timnas Thailand itu dua kali menjebol gawang Indonesia yang dijaga Andritany Ardhiyasa, yaitu pada menit ke-55 dan 71 ′.
Satu gol lagi hasil penalti Theerathon Bunmathan pada menit ke-65.
Secara keseluruhan, tiga gol Thailand merobek jala gawang Andritany, dan Timnas Indonesia pun kalah 0-3 karena tak mampu membala gol-gol itu demi pertandingan usai.
Dalam satu hari setelah melepaskan gol kedua atau buat Thailand pada babak pertama, Supachok melakukan selebrasi. Ia bergaya seperti "masa bodoh" dengan kalimat yang dilepaskan dan dengan ungkapan "kalem".
Beberapa media Thailand menulis, selebrasi itu sebagai jawaban atas kritik mereka yang menjawab pertanyaan lama setelah pertandingan vs Vietnam pada matchday pertama (5/9/2019). Supachok dapat melawan negatif dalam laga melawan Vietnam.
Pada pertandingan yang dimainkan di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Timna Thailand gagal menketak gol, maka imbasnya hanya mampu bermain 0-0 melawan rival baru mereka itu.
Pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino, menurunkan duet Supachok Sarachat dan Thitiphan Puangchan duduk meladeni Vietnam, alih-alih memainkan striker murni Supachai Jaided sejak jarak pertama.
Striker duet "palsu" memperbaiki tak terhindar karena Thitiphan memperbaiki kebuntuan dan digantikan pada menit ke-74. Cementara Supachok bermain penuh 90 menit.
Permainan Supachok melawan Vietnam dapat kritik terhadap suporter Gajah Perang tergantung netizen Negeri Gajah Putih. Beberapa diucapkan menyebut pemain 21 tahun itu egois.
Apa pun critikannya, Supachok mampu bangkit dari kritik yang menderanya. Dapatkan sekilas Teluk Gawang Andritany pada pertandingan melawan Timnas Indonesia, yang merupakan matchday kedua Grup G.
Akhira Nishino kembali pemain Buriram United selam 90 menit, namun dalam formasi awal ia tak lagi ada di dua terdepan. Cedera yang menimpa Thitiphan Puangchan melepaskan Nishino membongkar formasinya.
Akhirnya, Supachai Jaided tampil sebagai striker tunggal, Supachok berada di sayap kiri bersama Chanathip Songkrasin dan debutan memulai 19 tahun Ekkanit Panya, dalam jadwal awal 4-2-3-1.
Situasi itu Supachok sedikit banyak mengingatkan pada sosok Andritany.
Kiper Persija Jakarta yang dalam dua laga awal putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Asia ini ditunjuk pelatih Simon McMemeny sebagai kapten Timnas Indonesia itu, juga menjadi objek kritik pedas pemimpin suporter kemudian warganet di media sosial.
Ulasan Mulai mengalir setelah kekalahan 2-3 Tim Garuda oleh rival abadi, Malaysia, pada laga pertama, suuga di SUGBK, Kamis (5/9/2019). Ketika menangani Andritany melakukan kesalahan.
Simon bergeming dengan tetap menginstal Andritany duduk menjamu thailand. Senang mengundang Nishino tetap memainkan Supachok. Namun, lagi-lagi Andritany melakukan kesalahan yang berbuah gol pertama dan kedua lawan.
Apakah Andritany sudah belajar kritik berarti atu melakukan instropeksi setelah melawan melawan Malaysia? Jawabannya bisa dilihat di lapangan saat melawan Thailand, tadi malam.
Pihak yang sama Supachok yang anggota "jawaban" atas kritik lama lalu pada pertandingan selanjutnya seusai ia dapat hujatan.
Pernyataan Nishino setelah hukum versus Timnas Indonesia mungkin bisa memberi penegasan.
“Dia berada di bawah tekanan besar yang harus hidup dengan itu. Tapi, dia lebih dari membuktikan potentinya melawan Indonesia, ”kata Nishino.
Pos Meski Didera Banyak Pengkritik Supachok Sarachat Bangkit Lagi Dibuktikan Dengan Dua Gol Ke Gawang Timnas Indonesia muncul pertama di Berita Hari Ini – Kabar Harian Terbaru Terkini.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *